Yuk, Selektif Dalam Membeli Novel



Ketika hendak membeli sesuatu pasti kita mempertimbangkan beberapa hal. Harga, tanggal kedaluarsa, besar-kecilnya, dsb. Kita melakukannya karena tidak ingin kecolongan, karena ingin dapat barang yang sesuai dengan harga kantong juga. Bayangkan sobat beli smartphone mahal tapi spesifikasi tidak sebanding dengan harga. Mangkel? Jelas.
Begitu juga dengan membeli novel. Bagi sobat yang udah terjangkit virus bibliophile atau bibliofil, dan juga yang belum, wajib memperhatikan beberapa poin berikut ketika hendak membeli novel (dan buku lainnya).
Biar apa, sih? Biar nggak kecewa :)

1. Jangan hanya terpesona oleh kover
Pertama kali yang dilihat saat hendak membeli novel pasti kovernya. Kalau sobat udah jatuh cinta pada pandangan pertama dengan kovernya, soba pasti akan sulit beralih ke novel lain. Dan kadang langsung membawa novel itu ke meja kasir tanpa menilik lebih jauh tentang novel itu, apalagi bila sedang buru-buru. Meski lagi bingung mau beli novel yang kayak apa, sebaiknya hindari poin ini, ya. karena kadang kover bagus nggak menjamin isinya seperti yang diharapkan, lho.

2. Baca blurb di kover bagian belakang
Blurb adalah kalimat atau paragraf ringkas yang mewakili isi novel. Setidaknya, dengan membaca blurb sobat jadi sedikit tahu cerita apa yang dikemas dalam novel tersebut dan lebih memberikanmu pertimbangan apakah akan membeli novelnya atau tidak. Tapi, juga jangan mudah tertipu oleh blurb. Kadang ada blurb yang kurang meyakinkan, tapi isinya seperti yang diharapkan, begitu juga sebaliknya. Nah, gimana cara mengakalinya? Cek poin berikut.

3. Baca sinopsis, review, dan penilaian orang lain
Kalau kamu belum puas dengan blurb, kamu bisa searching sinopsis novelnya. Banyak blogger dan bookstagram yang berbaik hati mengulas novel-novel yang telah mereka baca. Dan di akhir ulasan, mereka juga memberikan tanggapan, kritik, atau saran yang pasti akan membuatmu berpikir ulang untuk memiliki novel yang diulas atau tidak. Oh iya, menulis review juga sebagai ajang penghargaan bagi penulis. Karena dalam proses menerbitkan novel itu butuh perjuangan dan menguras tenaga juga pikiran. Selain itu, dengan menulis review, kamu jadi bisa membantu orang-orang yang lagi galau mau beli novel apa.

4. Kenali penulisnya
Ini juga perlu bagi kamu yang nggak ingin menyesal dalam genre dan gaya bahasa, karena tiap penulis berbeda-beda dalam menuliskan novelnya. Kamu bisa cari tahu lewat kutipan cerita atau quotes yang dibagikan orang lain, atau kamu bisa cari novel yang ingin kamu beli di play store lalu unduh contoh gratisnya dulu. Tapi kalau kamu hanya mengincar suka atau tidaknya genre, kamu bisa abaikan poin ini.

5.  Kalau ragu-ragu, bisa cari yang second
Nah, ini kalau sobat udah galau tingkat internasional. Ragu sama ceritanya dan sayang buat ngeluarin duit, sobat bisa cari novel preloved. Sobat bisa dapatkan di pasar atau toko buku lapak online. Sekarang banyak para pecinta buku di instagram yang menjual koleksi bukunya. Nggak perlu permasalahkan fisik buku yang penting tetap bisa menikmati ceritanya dengan utuh. Tapi, sobat juga perlu selektif, perhatikan fisik buku, dan kalau bisa dinego, nego saja.

Nah, itu beberapa pengalaman aku sebelum beli novel. Meski kita punya uang banyak, nggak ada salahnya selektif dan perhitungan, supaya kita nggak kecolongan.
Terima kasih sudah berkunjung dan mohon maaf bila ada kesalahan.
Happy weekend, all :)

Sumber gambar: http://www.imgrum.org/tag/berburubukuharugrup (dengan perubahan)
Yuk, Selektif Dalam Membeli Novel Yuk, Selektif Dalam Membeli Novel Reviewed by Irma Chan on February 11, 2018 Rating: 5

No comments:

Powered by Blogger.