Tata Cara Pendaftaran SNMPTN Bidikmisi (2018)


Salah satu jalur pendaftaran SNMPTN selain reguler yang sudah aku posting langkah-langkahnya kemarin di SINI, yaitu SNMPTN Bidikmisi. Jalur ini diperuntukkan bagi calon mahasiswa baru yang perekonomiannya kurang, namun mumpuni di bidang akademik. Selain SNMPTN Bidikmisi, ada pula SBMPTN Bidikmisi.
Bidikmisi merupakan beasiswa yang diberikan pemerintah, dan bagi si penerima akan dibebaskan biaya kuliah dan diberi uang saku untuk keperluan sehari-hari. Pemberian uang saku dilakukan tiap 3 bulan sekali, tapi ada juga yang lebih. Besar uang sakunya beda-beda, tergantung PT. Saat postingan ini dibuat, di UNDIP sekitar Rp 800.000,- dan UNSOED sekitar Rp 650.000,-.
Untuk Bidikmisi ini, berkas-berkas yang diperlukan cukup banyak. Nah, di bawah ini sekilas tentang tata cara pendaftaran SNMPTN Bidikmisi.

1. Siapkan berkas-berkas
Pertama sobat perlu mendaftarkan diri ke panitia SNMPTN sekolah (biasanya Humas atau yang mengurus SNMPTN), agar bisa dapat No. Pendaftaran dan Kode Akses Siswa yang digunakan untuk log in Bidikmisi.
Yang perlu dipersiapkan kira-kira scan SKTM (Surat Keterangan Tidak Mampu) bisa minta ke balai desa, foto keluarga, kartu keluarga, pas foto 4 x 6 dengan ukuran tidak lebih dari 300 kb, foto rumah tampak depan, foto ruang tamu, surat pajak bumi bangunan & rekening listrik terbaru, kalau punya KIP (Kartu Indonesia Pintar) bisa disertakan dalam berkas.

2. Log in di website resmi Bidikmisi
Bisa diakses di
http://bidikmisi.belmawa.ristekdikti.go.id/ lalu klik bagian Siswa.


Masukkan No. Pendaftaran dan Kode Akses Siswa dengan benar. Lalu centang 'Biarkan Tetap Masuk' dan klik 'Masuk Sekarang'


Lalu akan muncul Dashboard seperti berikut:
Untuk mengisi data-datanya, sobat harus mengklik kotak kuning itu, atau bisa juga klik tab bergambar di atasnya. Untuk bagian Kondisi Ekonomi, isi terakhir saja kalau semua berkasnya sudah tersedia karena kalau udah di simpan kalau mau diubah lagi agak ribet, selain itu, bisa di ubah. Okay mari buka tab-nya satu per satu....


3. Biodata
Kolom NISN dan Nama Siswa sudah otomatis terisi, kalau ada kesalahan segera hubungi bagian Tata Usaha atau yang menangani pengisisan PDSS (Pangkalan Data Sekolah dan Siswa) di sekolah.
Lalu, ada tempat lahir, tanggal lahir, jenis kelamin, agama, alamat lengkap, provinsi, kabupaten, kode pos, email, no. telepon (jika punya), dan no. handphone. Kolom yang berbintang merah itu wajib diisi ya, jangan sampai salah.


Kalau sudah sesuai semua, klik Simpan. Dan akan muncul seperti ini:
Insert pas foto terbaru (amannya pakai seragam OSIS dan background merah atau biru). Ukuran foto tidak boleh lebih dari 300 kb. Kalau sudah, klik simpan dan akan muncul review tampilan Biodata yang sudah lengkap. Untuk Bioadata ini bisa diubah datanya kalau ternyata ada yang salah input. Oh, iya, data-data ini harus sesuai dengan yang ada di PDSS, ya.
Sekarang kembali ke Dashboard dan pilih kolom Kondisi Ekonomi.


4. Kondisi Ekonomi
Upload datanya meliputi: pekerjaan ayah dan ibu, penghasilan ayah dan ibu, penerimaan jenis bantuan pemerintah (KIP, KPS, dsb), hutang, cicilan hutang, piutang, cicilan piutang, dan jumlah tabungan.



Nah, kalau sudah sesuai semua, klik simpan, dan akan muncul laman seperti berikut:
Upload scan SKTM kemudian klik simpan. Setelah itu kembali ke Dashboard lalu pilih kolom Data Keluarga.


5. Data Keluarga
Meliputi: nama ayah, status ayah (hidup, wafat, dsb), status hubungan dengan ayah (kandung, tiri, dsb), pendidikan ayah, pekerjaan ayah, deskripsi ayah, nama ibu, status ibu, pendidikan ibu, pekerjaan ibu, deskripsi ibu, jumlah tanggungan (tidak termasuk anak yang sudah menikah dan punya anak sendiri), dan no. telepon orang tua bisa ayah atau ibu.
Untuk kolom deskripsi ayah dan ibu itu, menceritakan kehidupan ayah dan ibu sobat sehari hari dalam bentuk narasi, misal, "Ayah saya sehari-hari bekerja sebagai buruh bangunan. Ayah berangkat kerja sejak pukul 7 pagi, pulang pukul 5 sore. Ayah dalam keadaan sehat wal afiat." dan seterusnya. Jadi, dikarang sendiri. Ini nanti saat wawancara di PTN terkait akan ditanyakan, lho (semua data kayaknya juga ditanyakan, sih). Jadi, deskripsikan dengan baik, benar, dan jujur ya, jangan mengada-ngada.



Nah, kalau sudah klik Simpan, dan akan muncul tampilan berikut:
Upload foto keluarga, kemudian klik Simpan. Setelah itu akan muncul review data-data yang sudah diinput. Lalu kembali ke Dashboard dan klik tab Data Prestasi.


6. Data Prestasi (Opsional)
Nah, untuk bisa memasukkan data prestasi, sobat harus mengunggah atau melaporkan atau memberitahukannya terlebih dahulu kepada panita SNMPTN atau yang mengurusi. Baru setelah itu sobat masuk tab Data Prestasi untuk mengklaim prestasi yang sudah diunggah ke panitia SNMPTN.
Jika data prestasi sudah ada di tangan panitia, sobat bisa langsung klik Tambah Prestasi dan ikuti petunjuk berikutnya.
Jika sudah beres, kembali ke Dashboard lalu pilih tab Kondisi Rumah.


7. Kondisi Rumah
Meliputi: kepemilikan rumah (sewa, sendiri, dsb), tahun perolehan rumah, sumber listrik (PLN, genset, pulsa, dsb), daya listrik, luas tanah, NJOP/meter, luas bangunan, bahan atap (genteng, asbes, dsb), bahan lantai (marmer, tanah, dsb), bahan tembok (batako, kayu, dsb), mandi cuci kakus (milik sendiri, numpang, dsb), sumber air utama (PDAM, sumur, dsb), jarak dari pusat kota, jumlah orang tinggal.
Untuk data ini bisa berpedoman pada surat pajak bumi bangunan dan kartu keluarga.


Jika sudah beres dan benar, klik Simpan, dan akan muncul laman sebagai berikut:
Upload foto rumah tampak depan, kemudian simpan. Lalu upload lagi foto ruang tamu, kemudian simpan. Setelah itu kembali ke Dashboard dan klik tab Aset Keluarga.


8. Aset Keluarga (Optional)
Bagi sobat yang punya motor, televisi, kulkas, atau sepeda, lampirkan saja di sini. Agar nanti saat disurvei oleh panitia Bidikmisi tidak terjadi kecurangan atau manipulasi data. Karena kabarnya, pihak pensurvei itu tidak hanya mewawancarai keluarga sobat, tapi juga para tetangga. Buat apa? Ya, buat mencocokan data dan keterangan.
Klik Tambahkan Aset lalu akan muncul laman berisi kolom-kolom Aset Data untuk diisi.


Yang haru diisi yaitu: nama aset, merek/tipe, jenis barang, tahun perolehan, metode perolehan, kondisi aset, harga beli, estimasi nilai barang saat ini (harga barang kalau dijual saat ini).
Kalau sudah lengkap dan benar semua, klik Simpan Aset, lalu kembali ke Dashboard (atau kalau ada laman yang harus diisi berikutnya, isi saja, ikuti alur)
Selanjutnya klik tab Rencana Hidup.


9. Rencana Hidup
Ini adalah mengenai bagaimana rencana hidup sobat ketika sudah kuliah di PT. Meliputi: rencana tinggal (kos, pesantren, dsb), dukungan keluarga (ya atau tidak), trsansportasi asal (jalur darat, pesawat, dsb), transportasi harian (sepeda, kendaraan umum, dsb), biaya transportasi dari tempat tinggal ke kampus.
Klik Simpan, dan akan muncul laman review data yang sudah diinput. Nah, kalau ada kesalahan bisa klik Perbarui data rencana. Jika sudah, kembali ke Dashboard dan klik tab Jalur Seleksi.



10. Jalur Seleksi
Setelah mengklik, akan muncul laman Pakta Integritas yang berisi semacam 'saya memahami tentang Bidikmisi', gampang aja, tinggal di cekliks atau centang di kotak kecil, pokoknya centang-centang. Setelah itu, klik Proses Selanjutnya, dan akan muncul laman sebagai berikut:


Nah, sebelum mengisi laman di atas, sobat perlu mendaftar SNMPTN dulu (atau SBMPTN atau jalur lain). Buat apa, sih? Ya, buat milih PTN dan jurusan. Karena sekali lagi pendaftaran Bidikmisi dan SNMPTN itu tidak sama. Kalau Bidikmisi itu untuk bisa mendapatkan beasiswanya, kalau SNMPTN untuk bisa memilih PTN dan jurusan.
Nah, sobat bisa mendaftar SNMPTN di http://www.snmptn.ac.id/ lalu klik tab Pendaftaran SNMPTN. Kalau belum tahu alurnya, bisa di cek di SINI. Tapi, jangan finalisasi dulu.
Setelah sampai tahap pra-finalisasi SNMPTN, sobat balik ke tab Bidikmisi, lalu klik Dapatkan KAP & PIN. Oke lanjut....




Nah, isi kolom NISN. NISN yang dipakai pada saat SNMPTN. Setelah klik Proses Selanjutnya, akan muncul laman berikut:


Baca dulu baik-baik baru klik Simpan Seleksi. Setelah itu akan muncul laman seperti berikut:



Nah, selamat sobat sudah dapat KAP & PIN. Gunanya itu untuk verifikasi Bidikmisi. Kalau gitu langsung balik ke tab SNMPTN lalu klik tab Bidikmisi, akan muncul laman sebagai berikut:


Masukkan KAP & PIN tanpa tanda setrip ( - ), lalu berdoa dulu sebelum kemudian klik verifikasi.
Yap, selamat sobat sudah selesai mendaftar Bidikmisi. Sekarang tinggal balik ke tab SNMPTN untuk melakukan finalisasi pendaftaran SNMPTN, kalau bingung bisa cek panduannya di postingan pendaftaran SNMPTN di blog ini.

Yap, selamat, sobat sudah beres pendaftaran paket SNMPTN Bidikmisi. Sekarang sobat bisa log out semua website, lalu berdoa kepada Tuhan biar dilancarkan prosesnya dan diberi hasil yang terbaik. Aamiin.
Jadi, intinya, selesaikan dulu Bidikmisi, lalu baru finalisasi SNMPTN. Kalau kebalik juga nggak apa-apa kok, tapi ya amannya gitu aja kayak langkah-langkah di atas.

Sekian postingan kali ini, mohon maaf bila ada kekeliruan, saya masih manusia. Silakan tinggalkan komentar atau gabung di Chat Yuk! dengan baik. Semoga bermanfaat :)

Sumber gambar: http://www.kampusgw.com/beasiswa/beasiswa-bidikmisi-2018
Tata Cara Pendaftaran SNMPTN Bidikmisi (2018) Tata Cara Pendaftaran SNMPTN Bidikmisi (2018) Reviewed by Irma Chan on March 15, 2018 Rating: 5

2 comments:

Powered by Blogger.